Minggu ini adalah minggu yang pelik untuk saya dan rekan sejawat saya.. haha..
ya, minggu sebelum Ujian Tengah Semester (UTS) adalah minggu yang berat, kawan. Karena semua pengumpulan tugas berhujanan di masa tersebut.
Ketika jalan pulang, dengan menebeng mobil seorang kawan, lagu favorit saya diputar. Gw adalah tipe orang yang menyukai musiknya terlebih dahulu baru cari tahu liriknya. Dan menurut gw, musik yang enak, pastinya mempunyai lirik yang dalem maknanya. Kebanyakan sih begitu ya ampe sekarang.
Jadi, baru malam itulah gw sadar kalo lirik lagu yang gw suka ini justru menimbulkan kontroversi antara ya dan tidak.
We are taking it easy
Bright and breezy
We are living it up
Just fine and dandy betul, sebagai orang muda ya harus 'take it easy'
We are chasing the moon
Just running wild and free
We are following through
Every dream, and every need liar dan bebas, mengikuti MIMPI
And it really doesn’t matter that we don’t eat laper tapinya..
And it really doesn’t matter that we don’t sleep tidak.. tidak.. kurang tidur sangat berakibat buruk
It really doesn’t matter, it really doesn’t matter at all
‘Cause we were so young then
We are so young, so young now
And when tomorrow comes
We’ll just do it all again apa iya, kalo esok kita dapat melakukan hal yang sama lagi?
We are caught in a haze
On these lazy summer days
We’re spending all of our nights just
A-laughing and kissing, yeah tertawa, yeah!
No it really doesn’t matter if we don’t sleep
No it really doesn’t matter if we don’t sleep it does really matter
It really doesn’t matter at all
And it really doesn’t matter that we don’t eat
And it really doesn’t matter that we don’t sleep
It really doesn’t matter, it really doesn’t matter at all
And it really doesn’t matter that we don’t eat
And it really doesn’t matter that we don’t sleep
It really doesn’t matter, it really doesn’t matter at all
The Corrs- So Young
fakta menyebutkan apabila tiga hari seseorang tidak tidur sama sekali, maka matilah ia.. Jadi, bukan berarti gapapa juga kalo kita ga tidur.. huaaaah..
12 Oktober 2010
19 September 2010
Teh celup
Inget kemaren pas ikutan Kristus Fans Club, di Komisi Remaja GKI Gunung Sahari.. hehe..
Jadi persekutuan yang kecil itu, tetapi bisa mengakrabkan satu sama lain. Salah satunya dengan sesi SHARING.. Waow, ternyata banyak pembelajaran yang bisa gw dapet dari peserta KFC lainnya. Walopun itu cuma peristiwa sehari-hari, yang simpel tapi bermakna banyak. Kita bisa saling mengingatkan. Kita jadi bisa tau kesulitan yang dihadapi saudara seiman kita. Banyak banget deh bisa belajar dari sana..
Gw sharing soal manusia yang seperti teh celup. Sebenernya gw baca dari bukunya IW, gw lupa siapa pengarangnya. Pokoknya gw dapet pas gw baptis sidi dari pembimbing Kelompok Kecil gw, untuk menempuh hidup baru bersama Tuhan.. Nah, di situ ditulis tentang manusia yang kaya teh celup.
Waktu cerita kemarin, gw kaitkan dengan kehidupan kuliah gw di kelompok Studio Perancangan Arsitektur (StuPA) 5 dan di kelompok Perancangan Ruang Dalam (PRD). Satu kelompok itu punya satu pembimbing, tetapi tugasnya individual. Di Stupa itu, gw udah sekelompok dengan teman-teman yang sama selama empat semerster sebelumnya. Jadi, masing-masing udah tau kemampuannya. Pada janjian hari ini bikin apa, sampe apa, dan semuanya saling menyetarakan kecepatan kerjanya.
Di PRD, kelompoknya campur, dan ga gitu kenal. Jadi tiba-tiba udah ada yang bikin sampe tahap 5, padahal yang laen baru tahap 2. Kejadiannya secara mendadak pula. Belom tau kemampuannya masing-masing.
Nah, tapi justru di StuPA itu, gw jadi orang yang biasa-biasa aja, standard-standard aja. Di PRD, walopun ga sehat dengan maen tiban-tibanan, tapi justru jadi terpacu untuk lebih baik, lebih maju ke tahap selanjutnya..
Sama juga dengan kita manusia. Manusia itu ibarat teh celup. Baru keluar rasanya kalo dicelupin ke aer panas. Semerbaklah wanginya, warnanya, dan rasanya.
Memang prosesnya ga mudah, kita harus dicelupin ke air panas terlebih dahulu untuk mengeluarkan semuanya itu. Tapi, gw yakin bahwa itu akan menghasilkan sesuatu yang baik. Teh yang nikmat. :)
Gw sharing soal manusia yang seperti teh celup. Sebenernya gw baca dari bukunya IW, gw lupa siapa pengarangnya. Pokoknya gw dapet pas gw baptis sidi dari pembimbing Kelompok Kecil gw, untuk menempuh hidup baru bersama Tuhan.. Nah, di situ ditulis tentang manusia yang kaya teh celup.
Waktu cerita kemarin, gw kaitkan dengan kehidupan kuliah gw di kelompok Studio Perancangan Arsitektur (StuPA) 5 dan di kelompok Perancangan Ruang Dalam (PRD). Satu kelompok itu punya satu pembimbing, tetapi tugasnya individual. Di Stupa itu, gw udah sekelompok dengan teman-teman yang sama selama empat semerster sebelumnya. Jadi, masing-masing udah tau kemampuannya. Pada janjian hari ini bikin apa, sampe apa, dan semuanya saling menyetarakan kecepatan kerjanya.
Di PRD, kelompoknya campur, dan ga gitu kenal. Jadi tiba-tiba udah ada yang bikin sampe tahap 5, padahal yang laen baru tahap 2. Kejadiannya secara mendadak pula. Belom tau kemampuannya masing-masing.
Nah, tapi justru di StuPA itu, gw jadi orang yang biasa-biasa aja, standard-standard aja. Di PRD, walopun ga sehat dengan maen tiban-tibanan, tapi justru jadi terpacu untuk lebih baik, lebih maju ke tahap selanjutnya..
Memang prosesnya ga mudah, kita harus dicelupin ke air panas terlebih dahulu untuk mengeluarkan semuanya itu. Tapi, gw yakin bahwa itu akan menghasilkan sesuatu yang baik. Teh yang nikmat. :)
Ary
Hey, aku suka menulis diary! Nama diaryku si ary.. hehe..
Rasanya kalo ga nulis sehari tuh ga enak. Walopun yang aku tulis kadang hanyalah poin-poin penting dari kejadian di hari tersebut doank. Semuanya itu aku tulis untuk mengingatkan aku hari-hari yang pernah aku lewati. Tidak ingin rasanya melupakan hari-hari yang begitu berharga yang udah Tuhan kasih buat aku. Seluruh kejadiannya.
Rasanya kalo ga nulis sehari tuh ga enak. Walopun yang aku tulis kadang hanyalah poin-poin penting dari kejadian di hari tersebut doank. Semuanya itu aku tulis untuk mengingatkan aku hari-hari yang pernah aku lewati. Tidak ingin rasanya melupakan hari-hari yang begitu berharga yang udah Tuhan kasih buat aku. Seluruh kejadiannya.
11 September 2010
Pahlawan Revolusi
"Kami Pahlawan Revolusi percaya akan kekuatan diri sendiri
Kami Pahlawan Revolusi berjuang sampai titik darah penghabisan
Kami Pahlawan Revolusi membela tanah air
Kami Pahlawan Revolusi...."
Kami Pahlawan Revolusi berjuang sampai titik darah penghabisan
Kami Pahlawan Revolusi membela tanah air
Kami Pahlawan Revolusi...."
sayangnya dua lagi saya lupa.. Intinya itu 5 perkataan dari Jenderal Sudirman. Cuplikan dari film "Darah Garuda Merah Putih". Film Indonesia dengan sederet kemenangan dari Bali Film Festival, Bangkok Film Festival, dan Festival Film lainnya yang setara nasional maupun internasional.

Film ini menceritakan Indonesia sebagaimana adanya dengan keberagaman suku dan agama tanpa menyinggung agama dan suku apapun. Semangat juang dari para veteran juga terasa dari sini. Indonesia yang dahulu tanpa media secanggih sekaranng ini tentunya sulit untuk mempersatukan segenap suku dan bangsanya. Semua dipenuhi kecurigaan, kawan atau lawan? Mereka hanya mengenal Sumatra, Jawa, Borneo, dan Celebes. Indonesia? Apa itu?
Sekarang kita para muda-mudi yang dengan kecanggihan teknologi sudah bisa begitu cepatnya mengenali bangsa kita. Sudahkah kita mengerti apa itu INDONESIA?
Film ini menceritakan Indonesia sebagaimana adanya dengan keberagaman suku dan agama tanpa menyinggung agama dan suku apapun. Semangat juang dari para veteran juga terasa dari sini. Indonesia yang dahulu tanpa media secanggih sekaranng ini tentunya sulit untuk mempersatukan segenap suku dan bangsanya. Semua dipenuhi kecurigaan, kawan atau lawan? Mereka hanya mengenal Sumatra, Jawa, Borneo, dan Celebes. Indonesia? Apa itu?
Sekarang kita para muda-mudi yang dengan kecanggihan teknologi sudah bisa begitu cepatnya mengenali bangsa kita. Sudahkah kita mengerti apa itu INDONESIA?
06 September 2010
lagu dariNYA
Belakangan ini sering terlintas di benak saya mengubah lagu sekuler, terutama yang bertema cinta. Sebenernya cuma pikiran iseng semata sih. Tapi coba mengalihkan apabila yang menyanyikan itu Tuhan kepada aku. Hehe..
A second, a minute, an hour, a day goes by
I'm hopin' just to be by your side
I'm turnin' the handle, it won't open
Don't make me wait 'cause right now I need your smile
Knock, knock
When life had locked me out I turned to you
So open the door
'Cause you're all I need right now, it's true
Nothin' works like you
Little louder, little louder
Little louder knockin'
Little louder, little louder
A warm bath, a good laugh, an old song that you know by heart
I've tried it but they all leave me cold
So now I'm here waitin' to see you
My remedy for all that's been hurtin' me
Knock, knock
When life had locked me out I turned to you
So open the door
'Cause you're all I need right now, it's true
Nothin' works like you
You seem to know the way
To turn my frown upside down
You always know what to say
To make me feel like everything's okay
Little louder, little louder
Little louder knockin'
Little louder, little louder
Little louder knockin'
Little louder, little louder
Little louder knockin'
Little louder, little louder
When life had locked me out I turned to you
And you open the door
And you're all I need right now, it's true
Nothin' works like you
When life had knocked me down I turned to you
And you open the door
And you're all I need right now, it's true
Nothin' works like you
Nothin' works like you
When life had locked me out I turned to you
And you open the door
And you're all I need right now, it's true
Nothin' works like you
knock knock by Lenka
Ketika kita menyanyikan lagu ini untuk pasangan kita, pernah ga terpikirkan kalo Tuhan juga sebenernya sedang menyanyikan lagu ini buat kita. Jauh lebih spesial sih sebenernya yang Tuhan punya. Kebayang ada orkestra malaikat sambil mengiringi Tuhan nyanyi.. hehe.. Akankah kita terpanggil olehNYA?
atau bisa juga sebaliknya, kita nyanyikan lagu ini kepadaNYA. Karena ga ada yang dapat bekerja melebihi Tuhan. Ia tahu apa yang kita butuhkan tepat pada waktunya, bukan sekedar yang kita inginkan. Sudahkah kita menghampiri Dia?
A second, a minute, an hour, a day goes by
I'm hopin' just to be by your side
I'm turnin' the handle, it won't open
Don't make me wait 'cause right now I need your smile
Knock, knock
When life had locked me out I turned to you
So open the door
'Cause you're all I need right now, it's true
Nothin' works like you
Little louder, little louder
Little louder knockin'
Little louder, little louder
A warm bath, a good laugh, an old song that you know by heart
I've tried it but they all leave me cold
So now I'm here waitin' to see you
My remedy for all that's been hurtin' me
Knock, knock
When life had locked me out I turned to you
So open the door
'Cause you're all I need right now, it's true
Nothin' works like you
You seem to know the way
To turn my frown upside down
You always know what to say
To make me feel like everything's okay
Little louder, little louder
Little louder knockin'
Little louder, little louder
Little louder knockin'
Little louder, little louder
Little louder knockin'
Little louder, little louder
When life had locked me out I turned to you
And you open the door
And you're all I need right now, it's true
Nothin' works like you
When life had knocked me down I turned to you
And you open the door
And you're all I need right now, it's true
Nothin' works like you
Nothin' works like you
When life had locked me out I turned to you
And you open the door
And you're all I need right now, it's true
Nothin' works like you
knock knock by Lenka
Ketika kita menyanyikan lagu ini untuk pasangan kita, pernah ga terpikirkan kalo Tuhan juga sebenernya sedang menyanyikan lagu ini buat kita. Jauh lebih spesial sih sebenernya yang Tuhan punya. Kebayang ada orkestra malaikat sambil mengiringi Tuhan nyanyi.. hehe.. Akankah kita terpanggil olehNYA?
atau bisa juga sebaliknya, kita nyanyikan lagu ini kepadaNYA. Karena ga ada yang dapat bekerja melebihi Tuhan. Ia tahu apa yang kita butuhkan tepat pada waktunya, bukan sekedar yang kita inginkan. Sudahkah kita menghampiri Dia?
Langganan:
Postingan (Atom)